Benteng Kalamata

Benteng Kalamata di Ternate, Maluku Utara, benteng peninggalan kolonial di tepi laut dengan pemandangan ke Pulau Tidore. Akses mudah dari pusat kota.

Home / Destination Details

Ringkasan

Benteng Kalamata di Maluku Tengah adalah benteng peninggalan kolonial yang menawarkan pemandangan laut dan arsitektur bersejarah. Lokasinya cocok untuk belajar sejarah lokal, berjalan santai, dan foto-foto serta menikmati matahari terbenam.

Di pesisir selatan Ternate, Benteng Kalamata berdiri dekat garis pantai dengan pemandangan langsung ke Pulau Tidore di seberang selat. Lokasinya berada di tepi jalan utama yang menghubungkan kawasan kota Ternate dengan Bastiong, area pelabuhan penyeberangan ke Tidore. Bangunan berbentuk segi empat dengan bastion di setiap sudut ini berada di atas lahan yang relatif datar dan terbuka. Dari dinding dan bastion, kamu dapat melihat lalu lintas kapal kecil di selat serta siluet gunung di Pulau Tidore saat cuaca cerah.

Bagi pengunjung yang baru tiba di Ternate, orientasi menuju Benteng Kalamata cukup mudah mengikuti garis pantai ke arah selatan. Dari pusat kota Ternate di sekitar kawasan Gamalama, perjalanan berkendara umumnya memakan waktu sekitar 20 hingga 30 menit tergantung kondisi lalu lintas. Rutenya mengikuti jalan pesisir yang sama dengan arah ke Pelabuhan Bastiong. Dari Bandara Sultan Babullah yang berada di bagian utara Ternate, waktu tempuh menuju benteng berkisar 35 hingga 45 menit dengan mobil melalui jalur utama yang mengelilingi pulau. Taksi bandara, ojek, serta kendaraan sewa menjadi pilihan umum untuk mencapai lokasi ini. Di Ternate juga terdapat bentor atau becak motor yang beroperasi di banyak titik, termasuk koridor menuju Bastiong, dan dapat digunakan untuk perjalanan jarak pendek menuju gerbang benteng. Angkutan kota melintas di jalan raya dekat kawasan benteng, dan kamu bisa turun di titik terdekat lalu melanjutkan dengan berjalan kaki beberapa menit menuju pintu masuk.

Area di sekitar Benteng Kalamata tersusun sederhana. Di tepi jalan raya terdapat plang penanda dan akses masuk menuju halaman benteng. Komplek utama dikelilingi tembok, dengan satu pintu masuk menuju ruang tengah yang terbuka. Jalur pejalan kaki membawa kamu ke bagian atas tembok dan bastion, sehingga pengunjung bisa berjalan memutari tepian benteng untuk melihat ke arah laut. Penataan ini membuat pengunjung leluasa mengeksplorasi setiap sudut tembok dan melihat struktur pertahanan yang masih dapat diikuti alurnya secara utuh. Ke arah selatan dan tenggara, garis pantai terlihat jelas, sementara ke arah barat daya tampak Pulau Tidore yang hanya dipisahkan selat sempit dari Ternate.

Kegiatan utama di Benteng Kalamata berpusat pada berjalan santai dan mengamati lanskap sekitar. Banyak pengunjung naik ke bastion untuk memotret deretan dinding dan latar laut. Pada sore hari, cahaya matahari yang lebih landai membuat siluet pulau di seberang lebih kontras saat cuaca mendukung. Area halaman di tengah benteng dapat digunakan untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan menyusuri dinding lain. Karena struktur bangunan berlapis dan bertingkat, pastikan kamu memperhatikan pijakan saat naik turun tangga sempit yang menghubungkan lantai dasar dengan bagian atas tembok.

Walau dikenal sebagai bangunan peninggalan masa kolonial, kunjungan ke Benteng Kalamata saat ini tidak bergantung pada aktivitas pemanduan resmi. Pengunjung biasanya mengeksplorasi secara mandiri dengan membaca papan informasi yang ditempatkan di beberapa titik. Keberadaan papan tersebut membantu mengidentifikasi bagian-bagian benteng dan memberikan dasar pemahaman tentang fungsi setiap elemen struktur. Fokus kunjungan yang paling terasa adalah pada posisi benteng yang menghadap laut dan relasinya dengan selat sempit antara Ternate dan Tidore, yang masih relevan untuk memahami kenapa tempat ini berada tepat di titik tersebut.

Fasilitas yang dapat kamu temukan meliputi area masuk dengan loket tiket dan ruang terbuka di halaman dalam. Di sekitar pintu masuk biasanya tersedia area parkir untuk kendaraan roda dua dan roda empat pada lahan yang menempel dengan kompleks. Fasilitas dasar seperti toilet umumnya tersedia di area luar atau dekat gerbang, dan beberapa bangku dapat ditemukan di halaman atau sisi tembok. Karena ruang di bagian atas tembok tidak beratap dan sebagian area berada langsung di bawah matahari, pengunjung biasanya mengatur waktu kunjungan untuk menghindari panas tengah hari, terutama jika berencana berjalan memutari seluruh bastion.

Kamu bisa mengombinasikan kunjungan ke Benteng Kalamata dengan beberapa tempat lain di Ternate yang berada di jalur yang sama. Pelabuhan Bastiong berjarak singkat dari benteng dan menjadi pintu utama penyeberangan ke Tidore. Di arah utara menuju pusat kota, kamu akan menemukan kompleks Kedaton Sultan Ternate dan Museum Kedaton yang menjadi rujukan penting untuk melihat artefak kerajaan setempat. Lebih ke arah tengah kota, Fort Oranje berada tidak jauh dari kawasan perkantoran dan permukiman tua. Di sisi lain pulau, Fort Tolukko berdiri di tepi tebing dengan pandangan ke laut utara. Semua lokasi tersebut terhubung oleh jalan utama yang mengelilingi Ternate, sehingga memungkinkan membuat rute tur satu hari yang mencakup beberapa situs bersejarah sekaligus.

Lanskap sekitar benteng memberi pengalaman berbeda dibanding situs lain di Ternate karena posisi Benteng Kalamata berada lebih dekat ke jalur penyeberangan antar pulau. Dari atas dinding, kamu akan melihat perahu kayu, kapal penumpang kecil, dan aktivitas pelabuhan sepanjang hari. Pada hari dengan jarak pandang baik, kontur gunung di Pulau Tidore tampak jelas. Arah hadap seperti ini sering dimanfaatkan pengunjung untuk mengambil foto dengan komposisi dinding bastion sebagai garis depan dan pulau di kejauhan sebagai latar. Karena jarak antara benteng dan garis pantai relatif dekat, suara kendaraan dari jalan raya dan aktivitas pelabuhan masih terdengar, sehingga nuansa lokasi terasa terhubung dengan aktivitas sehari-hari warga Ternate.

Akses pejalan kaki di dalam kompleks cukup langsung. Pintu masuk mengarah ke halaman tengah, kemudian beberapa tangga menghubungkan ke bagian atas dinding pada tiap sisi. Permukaan lantai di sebagian area berupa batu atau semen dengan kondisi yang umumnya terpelihara. Pegangan pada beberapa tangga membantu pengunjung naik turun. Di atas tembok, jalur setapak mengitari keempat sudut bastion, memungkinkan kamu mengamati sudut pandang yang berbeda-beda: ke arah lautan terbuka, ke jalur kapal, ke pemukiman sekitar, serta ke Pulau Tidore. Pengunjung yang datang berkelompok sering bergantian mengambil foto pada titik-titik ini karena sudut pandangnya cukup lapang.

Jika kamu memulai perjalanan dari pusat kota Ternate, opsi transportasi non-pribadi yang sering digunakan adalah bentor dan ojek yang bisa dihentikan di pinggir jalan. Untuk perjalanan pulang, ketersediaan moda yang sama umumnya mudah ditemukan di jalan raya di depan benteng. Penyewa kendaraan roda dua atau mobil tersedia di kota, dan menjadi pilihan praktis untuk merangkai kunjungan ke beberapa benteng dalam satu hari. Bagi yang menggunakan angkutan kota, tanya pengemudi apakah trayeknya melewati koridor Bastiong dan minta diturunkan di persimpangan terdekat dengan gerbang benteng. Dari titik turun, jarak berjalan kaki menuju pintu masuk relatif pendek karena lokasi benteng langsung menempel ke jalan utama.

Musim kemarau antara Mei hingga Oktober memberikan peluang cuaca cerah lebih sering di kawasan Maluku Utara. Pada periode ini, jarak pandang ke pulau seberang biasanya lebih baik sehingga kontur gunung dan garis pantai tampak jelas dari atas dinding benteng. Durasi kunjungan yang wajar berkisar 2 hingga 3 jam, cukup untuk berkeliling seluruh bastion, mengambil foto dari beberapa sudut, serta beristirahat di halaman tengah. Jika kamu menggabungkan dengan satu situs lain di Ternate, seperti Fort Oranje atau Kedaton Sultan Ternate, tambahkan waktu perjalanan antarlokasi sekitar 20 hingga 30 menit per segmen, tergantung lalu lintas.

Di luar kompleks, lingkungan sekitar menyediakan kebutuhan dasar pengunjung. Warung dan toko kecil dapat ditemukan di sepanjang jalan utama menuju Bastiong. Untuk pilihan makan siang atau istirahat yang lebih lengkap, pusat kota Ternate menawarkan rumah makan dan kafe dengan jarak berkendara yang tidak jauh. Ketersediaan minimarket di koridor utama juga memudahkan kamu membeli air minum sebelum masuk ke area benteng yang didominasi ruang terbuka.

Benteng Kalamata sering menjadi bagian dari rute fotografi karena struktur dindingnya yang simetris dan latar Pulau Tidore. Banyak kunjungan dilakukan pada sore hari ketika suhu menurun dan warna langit cenderung lebih lembut. Pada pagi hari, jumlah pengunjung biasanya lebih sedikit dibanding sore. Jika kamu ingin memaksimalkan waktu di atas tembok tanpa banyak antre pada titik foto, datang lebih awal dapat membantu, terutama pada akhir pekan atau hari libur ketika arus pengunjung meningkat.

Estimasi biaya kunjungan berada pada kisaran Rp 20.000 hingga Rp 50.000 per orang, bergantung pada kebijakan pemungutan tiket yang berlaku. Biaya parkir kendaraan, jika ada, biasanya dipungut terpisah di area luar kompleks. Rentang biaya ini memberikan gambaran kasar bagi kamu yang menyusun anggaran singkat untuk menjelajahi beberapa situs bersejarah di Ternate dalam satu hari.

Sebagai bangunan tua dengan akses terbuka hingga ke bagian atas tembok, Benteng Kalamata menghadirkan kunjungan yang mengandalkan eksplorasi mandiri pada ruang luar. Kamu bisa menelusuri struktur pertahanan yang kompak dalam satu area, mengamati jalur pelayaran antar pulau dari ketinggian dinding, dan memanfaatkan jarak dekatnya ke koridor Bastiong untuk melanjutkan perjalanan ke Tidore atau kembali ke pusat kota Ternate. Kombinasi posisi di tepi laut, koneksi rute yang jelas, dan kemudahan akses dari jalan utama menjadikannya salah satu titik yang praktis dimasukkan ke agenda perjalanan di Ternate.

Trusted by World-Class Travel Brands

Top Rated Destionations

for Your Next Adventure.

Pantai Baron

Pantai Baron di Gunungkidul, Yogyakarta, berupa teluk berpasir diapit tebing karst dengan perahu nelayan dan pasar ikan. Akses lewat Jalan Wonosari dan Jalan Baron.
Dari 5000+ Review

Mulai dari Rp. 100K/org

1 Hari

Pantai Sundak

Pantai Sundak di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memiliki pasir putih, air relatif jernih, serta karang dan tebing kapur khas pesisir selatan Jawa.
Dari 5000+ Review

Mulai dari Rp. 100K/org

1 Hari

Pulau Kri

Pulau Kri di Raja Ampat, dekat Waisai. Pulau ini populer untuk snorkeling dan diving, dekat situs Cape Kri, Sardine Reef, dan Blue Magic. Akses perahu 40 menit.
Dari 5000+ Review

Mulai dari Rp. 100K/org

1 Hari

Where will your next journey take you? Find your dream destination with Bavro! Explore More Destinations

Top Destinations for you

Exclusive travel discounts & special offers by Bavro Travel & Tour Agency

Find the best travel deals with Bavro! Get exclusive discounts on Bali, Switzerland, Maldives, Dubai, and Japan tour packages. Limited-time offers available.

Buy 1, Get 1 50% Off!

Still Have Questions? We’re Here to Help! Contact Us

Everything You Need to Know Before You Travel.

Will I have a tour guide during my trip?

Yes, most of our packages include professional local tour guides to enhance your experience.

If your flight is delayed, inform us immediately. We will adjust your itinerary accordingly.

Absolutely! Let us know your dietary preferences, and we’ll arrange suitable meals for you.

Contact our team or local authorities immediately. We will assist in locating your lost items.

Yes, we provide 24/7 assistance to ensure you have a seamless and stress-free journey.

What payment methods do you accept?

We accept major credit cards, bank transfers, and online payment gateways. Some packages may allow installment plans.

Refund policies depend on the package. Some allow free cancellation within a certain period, while others may have a cancellation fee.

Once payment is processed, changes are generally not allowed. However, for special cases, please contact our support team.

Some tours may have optional add-ons, taxes, or service fees. These will be clearly mentioned before you confirm your booking.

Refund processing times vary depending on the payment method. If delayed, please reach out to our customer service for an update.

Do I need a visa for my trip?

Visa requirements depend on your nationality and destination. We can assist with visa applications if needed.

Some countries require vaccinations before entry. Check health guidelines or consult a doctor for necessary immunizations.

You should carry a valid passport, visa (if required), travel insurance, and printed copies of your booking confirmation.

While not always mandatory, travel insurance is highly recommended to cover medical emergencies, cancellations, and lost baggage.

Yes, we offer flight booking services as part of our travel packages or as a separate service.

How do I book a tour package?

You can book a tour through our website, by phone, or by visiting our office. Select your package, provide traveler details, and make a payment to confirm.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

We recommend booking at least 2–3 months in advance for international trips and 1 month for local tours to secure availability.

Yes, you will receive a confirmation email with all travel details, including itinerary, payment receipt, and contact information.

Absolutely! We offer special rates and custom itineraries for group bookings. Contact us for group travel arrangements.